021-29681682 / 021-29681683
info@bernardnainggolan.com
 

Books

Dr. Bernard Nainggolan, SH., MH mengarang dan menerbitkan buku-buku:

    • Perlindungan Hukum Seimbang Debitor, Kreditor Dan Pihak Pihak Berkepentingan Dalam Kepailitan, Penerbit Alumni Bandung, 2011.
    • Pemberdayaan Hukum Hak Cipta Dan Lembaga Manajemen Kolektif, Penerbit Alumni Bandung, 2011.
    • Paradigma Baru Perkembangan Hukum di Indonesia, Penerbit Rajawali Press Jakarta, 2011 (Tulisan Bersama Alumni Fakultas Hukum USU Medan).

Berikut ini adalah beberapa Sinopsis dari buku karangan Dr. Bernard Nainggolan, SH., MH
 

PERLINDUNGAN HUKUM SEIMBANG DEBITOR, KREDITOR, DAN PIHAK-PIHAK BEREKEPENTINGAN DALAM KEPAILITAN

Dalam kerangka mekanisme kepailitan, terdapat berbagai peluang atau kemungkinan jalan keluar yang menguntungkan semua pihak yang berkepentingan dalam suatu kepailitan.

Sesungguhnya, kepailitan tidak dapat dianggap sebagai lonceng kematian bagi debitor pailit, dan kehilangan segalanya bagi kreditor dan stakeholder lainnya.

Hipotesis di atas merupakan keinginan yang ideal atau das sollen dari Hukum Kepailitan yang memberikan perlindungan hukum seimbang antara debitor, kreditor, dah pihak-pihak berkepentingan dalam kepailitan.

Dalam praktiknya, tidak selamanya keinginan itu dapat diwujudkan dalam sebagai undang-undang dan malah seringkali timbul berbagai masalah dalam pelaksanaan undang-undang itu sendiri. Dua masalah diatas yang berakibat langsung kepada masyarakat yang bersentuhan dengan kepailitan dibahas dalam buku ini.

PEMBERDAYAAN HUKUM HAK CIPTA DAN LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF

Hukum Hak CIpta memberikan hak ekonomi kepada pencipta lagu atau musik, tetapi dalam praktiknya hak ekonomi yang dipunyai pencipta lagu atau musik berdasarkan undang-undang tidak gampang untuk diraihnya dan mereka pun tidak mampu meraihnya begitu saja tanpa campur tangan pemerintah.

Fasilitas berdasarkan pengaturan undang-undang yang memadai untuk meraihnya sangat diperlukan. Suatu fasilitas instituisional mutlak diperlukan.

Dalam hal ini Lembaga Manajemen Kolektif (Collective Management Organization/CMO) yang kuat dan efisien merupakan salah satu keharusan agar pencipta lagu atau musik dapat meraih hak-hak ekonominya.

Pembahasan didalam buku ini mengenai hak-hak ekonomi pencipta lagu atau musik melalui Lembaga Manajemen Kolektif dapat dipahami secara mudah oleh para pembaca yang memlilik buku ini.

TRANSPARASI DALAM PEMBERESAN BOEDEL PAILIT

Transparasi adalah keterbukaan dalam melaksanakan suatu proses kegiatan. Di bidang hukum, transparasi merupakan pintu menuju keadilan dan kebenaran. Tanpa transparasi, besar kemungkinan akan muncul penyimpangan dalam proses penegakan hukumnya.
Seperti diketahui kepailitan adalah sutau proses penegakan hukum untuk mewujudkan keadilan dalam permasalahn utang-piutang antara debitor dan kreditor. Setelah terjadi kepailitan, Kurator diberi tugas dan kewenangan untuk mengurus dan membereskan boedel pailit.
Buku ini secara menarik membahas peran Kurator yang diberi kewenangan dalam pemberesan boedel pailit, dia tetap memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga kepentingan berbagai pihak. Untuk itu, Kurator harus menunjukan kinerja yang transparan.

PERANAN KURATOR DALAM PEMBERESAN BOEDEL PAILIT

Membaca tema-tema yang sangat inspiratif dan dinamis dalam buku ini akan tampak kegalauan seorang Kurator Kepailitan antara harapan optimisme dan kecemasan tentang kepailitan yang dalam praktiknya berfungsi ganda. Yaitu, tidak lagi semata-mata berfungsi sebagai problem solver persoalan pinjam meminjam, tetapi dapat juga berfungsi memecahkan masalah perikatan jual beli barang yang bermasalah karena salah satu pihak ingkar janji atau tidak memenuhi kewajibannya.
Pembahasannya secara komprehensif dalam buku ini mencakup:

  • Peranan kurator memaksimalkan boedel pailit

Melanjutkan usaha debitor pailit dan tindakan kurator terhadap boedel pailit yang tidak segera atau sama sekali tidak dapat dibereskan

Studi kasus: Kepailitan PT. Pelita Properindo Sejahtera (PT. PPS)

Kepailitan PT. PPS dan pemberesannya memberikan banyak pembelajaran